Magister Ilmu Perikanan / Master in Fisheries Science

Universitas Gadjah Mada (Perikanan UGM) didirikan pada 1 September 1963. Departemen Perikanan memiliki Program Studi S2 Perikanan dan S3 Minat Studi Perikanan yang terakreditasi Unggul. Dalam melaksanakan proses pembelajaran, Perikanan UGM didukung oleh staf pengajar berkualifikasi dengan gelar master dan doktor lulusan dalam dan luar negeri. Program Studi S2 Ilmu Perikanan UGM merupakan respon dari kebutuhan pengembangan keilmuan dan upaya mendorong kemajuan bangsa sebagai negara kepulauan (archipelagic state). Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian UGM mempunyai pengalaman yang panjang dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan tinggi perikanan yang didukung dengan fasilitas yang sangat memadai (ruang kuliah, laboratorium, koneksi internet, online journal, dll). Kurikulum program studi ini disusun dengan pendekatan epistimologi, ontologi dan aksiologi berdasarkan kebutuhan pengembangan keilmuan dengan berbagai standar kompetensi seperti Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan berbagai tata aturan dan kebijakan di tingkat universitas, nasional dan internasional. Kurikulum yang disusun bertujuan untuk memperoleh lulusan yang mampu bertindak sebagai perekayasa dan pengelola (manajer) secara terintegrasi dan mempunyai visi ke depan dalam pengembangan perikanan, berpola pikir dan bertindak ilmiah untuk mengembangkan teknologi. Dilain sisi, kompetensi lulusan yang diharapkan adalah mampu membuat perencanaan usaha perikanan dan penerapannya, melaksanakan rencana menjadi tindakan yang nyata, pengembangan dan inovasi teknologi dalam bidang perikanan serta melakukan evaluasi.

The Master’s Program in Fisheries Science at Universitas Gadjah Mada is administered under the Department of Fisheries, Faculty of Agriculture. Universitas Gadjah Mada’s fisheries education has a long institutional history dating back to 1 September 1963. The Department of Fisheries offers both a master’s program in Fisheries Science and a doctoral program with a specialization in Fisheries, both of which hold the highest accreditation status, “Unggul (Excellent)”. The teaching and learning process is supported by qualified academic staff holding master’s and doctoral degrees from leading domestic and international institutions. The Master’s Program in Fisheries Science at Universitas Gadjah Mada was established in response to the need for scientific development and as part of a broader effort to support national progress as an archipelagic state. The Department of Fisheries has extensive experience in the organization and management of higher education in fisheries, supported by well-developed facilities, including lecture halls, laboratories, internet connectivity, and access to online academic journals. The curriculum of the program is developed through epistemological, ontological, and axiological approaches to knowledge, and is aligned with national competency standards such as the Indonesian National Qualifications Framework (KKNI), as well as institutional, national, and international regulations and policies. The curriculum is designed to produce graduates who are capable of functioning as engineers and managers in an integrated manner, possess forward-looking perspectives in fisheries development, and apply scientific thinking and practice in technological advancement. Graduates are also expected to demonstrate competencies in fisheries business planning and implementation, translating plans into concrete actions, advancing and innovating fisheries technologies, and conducting systematic evaluation.

Bandingkan / Compare

Informasi Tambahan

Fakultas (Faculty)

Fakultas Pertanian / Faculty of Agriculture

Jenjang (Program)

Magister (S2) / Master’s Program

Gelar (Degree)

Master of Science (M.Sc.)

Akreditasi (Accreditation)

Unggul

Karir (Career)

Akademisi dan Peneliti, Birokrat atau tenaga profesional di instansi pemerintah/kementerian, Konsultan, Manajer atau praktisi dalam bidang akuakultur, manajemen sumberdaya akuatik, dan teknologi hasil perikanan, Penggerak lembaga swadaya masyarakat (LSM), Wirausaha